Tentang Safe Nusa
Organisasi dan think tank literasi serta keamanan digital untuk generasi muda Indonesia.
Memberdayakan Generasi Muda untuk Masa Depan Digital yang Lebih Aman
Safe Nusa adalah organisasi nirlaba (non-profit) dan think tank yang berfokus pada literasi digital, keamanan digital, dan pemberdayaan generasi muda di Indonesia.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, semakin banyak anak muda yang terhubung dengan internet, media sosial, layanan keuangan digital, dan teknologi berbasis kecerdasan buatan. Namun, peningkatan akses digital juga membawa berbagai risiko seperti penipuan online, pencurian data pribadi, perundungan siber, misinformasi, hingga ancaman keamanan digital lainnya.
Safe Nusa hadir untuk menjembatani kesenjangan antara inklusi digital dan keamanan digital melalui riset, edukasi, kampanye publik, serta kolaborasi lintas sektor. Kami percaya bahwa setiap anak muda berhak memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk berpartisipasi secara aman, kritis, dan bertanggung jawab di dunia digital.
Melalui pendekatan berbasis bukti (evidence-based), Safe Nusa berupaya menciptakan ekosistem digital yang lebih aman, inklusif, dan memberdayakan bagi generasi muda Indonesia.
Visi
Mewujudkan generasi muda Indonesia yang aman, kritis, dan berdaya dalam menghadapi tantangan dunia digital.
Meningkatkan kesadaran dan kapasitas generasi muda dalam menghadapi risiko digital melalui edukasi dan kampanye yang inovatif.
Menghasilkan riset dan rekomendasi kebijakan berbasis bukti untuk memperkuat keamanan digital dan perlindungan pengguna.
Membangun kolaborasi dengan sekolah, pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat sipil untuk menciptakan lingkungan digital yang lebih aman dan inklusif.
Mengembangkan solusi pembelajaran yang mudah diakses, menarik, dan relevan untuk meningkatkan literasi serta keamanan digital.
Empat pilar kerja Safe Nusa
Setiap program dirancang untuk membuat generasi muda lebih aman, kritis, dan berdaya di dunia digital.
Keamanan Digital
- Penipuan online
- Phishing
- Kebocoran data pribadi
- Peretasan akun
- Cyberbullying
- Keamanan finansial digital
Literasi Digital
- Berpikir kritis
- Etika digital
- Privasi data
- Literasi media
- Kewargaan digital
Tata Kelola Digital
- Perlindungan data pribadi
- Hak digital
- Regulasi platform digital
- Keamanan siber
- Tata kelola AI
- Kebijakan digital berbasis bukti
Pemberdayaan Generasi Muda
- Kepemimpinan
- Keterampilan digital
- Ketahanan digital
- Partisipasi aktif
- Inovasi sosial
Sasaran Utama
Sasaran Primer
Pelajar SMA/SMK (15–18 Tahun)
Fokus
- Keamanan media sosial
- Perlindungan data pribadi
- Pencegahan penipuan online
- Jejak digital (digital footprint)
- Cyberbullying
Mahasiswa dan Pemuda (18–30 Tahun)
Fokus
- Penipuan keuangan digital
- Investasi bodong
- Keamanan data
- Literasi AI
- Kesejahteraan digital (digital wellbeing)
Sasaran Sekunder
Guru dan Pendidik
Meningkatkan kapasitas sekolah dalam mengintegrasikan keamanan digital ke dalam pembelajaran.
Warga Lanjut Usia
Meningkatkan kesadaran warga lanjut usia terhadap keamanan digital karena lansia rentan terhadap penipuan yang disebabkan oleh kurangnya pemahaman akan teknologi.
Organisasi Kepemudaan
Membangun jaringan pembelajaran dan kolaborasi antar komunitas muda.
Sasaran Institusional
Prinsip yang memandu setiap langkah
Enam nilai yang menjadi landasan cara kami bekerja dan mengambil keputusan.
Pemberdayaan (Empowerment)
Kami percaya setiap individu berhak memperoleh pengetahuan dan keterampilan untuk melindungi dirinya di dunia digital.
Berbasis Bukti (Evidence-Based)
Kami mengutamakan riset, data, dan bukti dalam merancang program, kampanye, dan rekomendasi kebijakan.
Inklusivitas (Inclusion)
Kami berkomitmen memastikan bahwa edukasi dan keamanan digital dapat diakses oleh semua kalangan, terutama kelompok yang kurang terlayani.
Integritas (Integrity)
Kami menjunjung tinggi transparansi, akuntabilitas, dan etika dalam setiap kegiatan dan kemitraan.
Kolaborasi (Collaboration)
Kami percaya perubahan yang berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui kerja sama lintas sektor.
Inovasi (Innovation)
Kami mengembangkan pendekatan kreatif dan relevan untuk menjawab tantangan digital yang terus berkembang.
Apa yang kami lakukan
Riset dan Kebijakan
- Melakukan penelitian mengenai literasi digital, keamanan digital, dan tata kelola digital.
- Menyusun policy brief dan rekomendasi kebijakan.
- Menghasilkan publikasi berbasis bukti untuk mendukung pengambilan keputusan.
Edukasi dan Pengembangan Kapasitas
- Workshop di sekolah dan universitas.
- Pelatihan keamanan digital.
- Pengembangan materi pembelajaran digital.
Kampanye Publik
- Kampanye media sosial.
- Webinar dan diskusi publik.
- Produksi konten edukasi digital.
Kemitraan dan Advokasi
- Kolaborasi dengan sekolah, perusahaan, pemerintah, dan organisasi masyarakat sipil.
- Advokasi untuk memperkuat keamanan digital dan perlindungan pengguna.
Menjadi organisasi dan think tank terdepan di Indonesia dalam bidang keamanan digital dan tata kelola digital yang menghasilkan riset berkualitas, memberdayakan generasi muda, serta berkontribusi dalam pembentukan kebijakan dan ekosistem digital yang lebih aman dan inklusif.
Orang-orang di balik gerakan ini
Tim lintas disiplin yang menyatukan keahlian teknologi, kebijakan, pendidikan, dan komunitas untuk satu tujuan bersama.

Founder of Safe Nusa, who founded the movement out of concern over the rise of online fraud, cyberbullying, and the lack of digital literacy among Indonesia's youth. With a background in technology and social advocacy, she leads Safe Nusa with the belief that every young person has the right to grow up safe, critical, and empowered in the digital world. Kirana holds a bachelor's degree in Communications from the University of Indonesia and a master's degree in Digital Development from the University of Manchester.