4 Sosok Perempuan Inspiratif di Industri Siber, Tertarik jadi The Next One?
Pemberdayaan Generasi Muda

4 Sosok Perempuan Inspiratif di Industri Siber, Tertarik jadi The Next One?

Adira Putri Aliffa6 kali dilihat

Dominasi laki-laki di industri siber tidak menjadi hambatan bagi perempuan untuk merasa minder. Banyak perempuan hebat dari seluruh dunia yang turut mengambil peran di industri siber. Mereka berasal dari berbagai latar belakang, pendidikan, dan usia. Namun, perannya juga sangat luar biasa dan tidak kalah dengan laki-laki di luar sana.

Sejauh ini, dunia siber sangat terkenal dengan dominasi pekerja laki-laki. Survei dari ISC menunjukan bahwa hanya terdapat 22% perempuan yang menempati posisi di industri ini. Namun, dominasi laki-laki tersebut tidak menjadi hambatan bagi perempuan untuk merasa minder. Justru kondisi ini menjadi sebuah peluang yang perlu dimanfaatkan agar perempuan juga bisa menjadi bagian. Perlahan–lahan pintu kesempatan bagi perempuan mulai terbuka lebar. 

Banyak perempuan hebat dari seluruh dunia yang turut mengambil peran di industri siber. Mereka berasal dari berbagai latar belakang, pendidikan, dan usia. Peran mereka pun sangat luar biasa dan tidak kalah dengan laki-laki di luar sana. Berikut adalah empat sosok perempuan inspiratif di industri siber yang berpengaruh positif. Apakah kamu tertarik melanjutkan jejak mereka di masa depan? Yuk simak dulu kisahnya supaya dapat meningkatkan semangat dan motivasimu!

  • Jane Frankland, Founder & CEO of Knewstart

    Image source: https://www.linkedin.com/in/janefrankland/recent-activity/images/ 


    Dirangkum dari LinkedIn pribadinya, perempuan hebat asal Inggris ini memulai karier pertamanya sebagai desainer lepas. Setelah itu, Jane mulai masuk ke industri siber sebagai Chief Information Security Officer (CISO) di ClubCISO pada tahun 2015-2016. Menariknya, pada tahun 2011 sampai sekarang, perempuan lulusan Loughborough University ini berhasil membangun perusahaan bernama KnewStart sekaligus menjadi CEO di sana. KnewStart adalah perusahan konsultan pengembangan bisnis, pelatihan, dan strategi yang berfokus pada industri keamanan siber (cybersecurity). 

    Jejak karier dan pengalaman Jane di industri ini membuatnya mendapat gelar MBE atau yang dikenal sebagai Member of the Order British Empire. Gelar penghargaan tersebut diberikan kepada Jane karena jasanya dalam keamanan siber sangatlah berpengaruh besar bagi negara. Terlebih lagi, Jane juga menginisiasi pendirian IN Security Movement yang memberdayakan lebih banyak perempuan di bidang keamanan siber. 

    • Sarah Armstrong Smith, Chief Strategy Officer di Performanta dan Ex. Chief Security Advisor di Perusahaan Microsoft EMEA

      Image source: https://www.linkedin.com/feed/update/urn:li:activity:7472249051082682368/

      Negara Inggris lagi-lagi memiliki perempuan hebat di industri siber. Perempuan hebat selanjutnya bernama Sarah Armstrong Smith. Alumni dari Coventry University ini terkenal dengan tekadnya yang kuat untuk menciptakan perubahan lebih baik. Dilansir dari LinkedIn pribadinya, kemampuan Sarah lebih dari sekadar mahir dalam melihat risiko, tetapi juga mampu menganalisis setiap peluang dan memecahkan berbagai batasan. 

      Perjalanan karier Sarah dimulai dengan peran sebagai Fraud Controller di PHH Arval pada tahun 1995-1997. Keberanian Sarah untuk mengeksplorasi banyak hal membuatnya menjajaki beberapa posisi di tahun-tahun berikutnya. Hingga pada tahun 2020-2025, Sarah menjadi Chief Security Advisor di Perusahaan Microsoft EMEA. Lalu, pada tahun 2026, Sarah kembali mencoba karier baru lagi, yakni menjadi Chief Strategy Officer di Performanta. Sejalan dengan pengalamannya, Sarah berhasil mendapatkan berbagai penghargaan. Mulai dari 2026 UK's Most Influential Tech Leaders, 2025 Inspiring Women in Cybersecurity, 2025 Women in Cybersecurity Leadership: Inspiring Role Models at the Top, 2025 Top Cyber Security Influencers on LinkedIn, dan masih banyak lagi. 

    • Masha Sedova, Co-Founder & CSO of Elevate Security

Image source: https://www.linkedin.com/in/mashasedova/?skipRedirect=true

Masha Sedova adalah pakar di bidang keamanan siber dengan pengalaman bertahun-tahun. Perempuan lulusan University of California ini seringkali menjadi pembicara untuk mengedukasi banyak perusahaan terkait keamanan siber. Kiprahnya di dunia siber berlanjut dan berdampak lebih luas setelah Masha memutuskan untuk mendirikan perusahaannya sendiri. Perusahaan tersebut bernama Elevate Security yang berlokasi di California, Amerika Serikat. 

Dirangkum dari LinkedIn pribadinya, lewat perusahaan yang didirikannya tersebut Masha ingin membantu banyak perusahaan untuk mengidentifikasi risiko, mengurangi kemungkinan terjadinya insiden di masa depan, melindungi karyawan, dan memastikan kelancaran operasional bisnis. Sebelum mendirikan perusahaannya sendiri, Masha juga memiliki perjalanan karier yang panjang. Mulai dari menjadi eksekutif keamanan di SalesForce, anggota dewan direksi di National Cyber Security Alliance, dan masih banyak lagi. Kini, perempuan dengan pengalaman menjadi pembicara ini juga menjadi coach dan researcher di Institute for Applied Network Security (IANS).

  • Dd Budiharto, CSO di Microsoft dan Founder serta CEO of Cyber Point Advisory

Image source: https://www.linkedin.com/in/dd-budiharto-cissp-cisa-cism/recent-activity/images/

Perempuan mengagumkan lainnya kini berdarah Indonesia dan lahir di Indonesia. Dd (Catharina) Budiharto merupakan alumni dari The George Washington University School of Business ini memulai memutuskan untuk berkarier di Amerika. Berdasarkan informasi yang didapatkan dari akun LinkedIn miliknya, awal karier Dd Budiharto dimulai dengan menjabat posisi sebagai auditor di berbagai perusahaan. Lalu, berkembang menjadi Chief Information Security Officer (CISO) di beberapa perusahaan ternama seperti Marathon Oil Corporation, Enable Midstream Partner, dan lain-lain.

Kini, perempuan hebat ini berhasil menjabat sebagai Chief Security Officer di Microsoft dan juga mendirikan perusahaan bernama Cyber Point Advisory. Berbagai pengalaman hebatnya tersebut membuatnya mendapatkan penghargaan sebagai Women in Cybersecurity (WiCyS) Houston. Semua bentuk pengalaman dan penghargaan tersebut berhasil membuktikan bahwa Dd Budiharto memang memiliki visi yang kuat dan konsisten dalam berkarier di industri keamanan siber.


Pada akhirnya, perempuan akan memberikan pengaruh positif jika diberikan ruang dan kesempatan untuk berkembang. Empat perempuan inspiratif di industri siber tadi berhasil membuktikannya sendiri. Mereka tidak lahir sebagai seseorang yang langsung hebat, tetapi kehebatan mereka terbentuk dari keberanian untuk menekuni minatnya. Selain itu, mereka juga sama-sama memiliki prinsip untuk membawa perubahan dan memberikan dampak positif. Itulah mengapa, mereka tetap berjuang meskipun industri siber ini penuh dengan risiko. Dari empat sosok perempuan hebat di atas, sosok mana yang paling menginspirasimu? 

Referensi
https://www.isc2.org/Insights/2025/03/Women-Comprise-22-percent-of- the-Cybersecurity-Workforce 

Jane Frankland. https://www.linkedin.com/in/janefrankland/ 

Sarah Armstrong https://www.linkedin.com/in/sarah-armstrong-smith/ 

Masha Sadeva. https://www.linkedin.com/in/mashasedova/?skipRedirect=true 

Dd Budiharto https://www.linkedin.com/in/dd-budiharto-cissp-cisa-cism/ 

Bagikan artikel ini