Riset Lanskap Keamanan Digital Generasi Muda Indonesia 2025 adalah publikasi hasil survei komprehensif yang dilakukan Safe Nusa untuk memotret secara akurat kondisi kesadaran, perilaku, dan paparan risiko digital yang dialami oleh anak muda Indonesia saat ini. Survei ini melibatkan ribuan responden dari berbagai provinsi, jenjang pendidikan, dan latar belakang sosial-ekonomi, sehingga hasilnya merepresentasikan keragaman lanskap digital generasi muda secara nasional. Metodologi yang digunakan dirancang dengan ketat dan dijelaskan secara transparan dalam laporan ini, termasuk teknik sampling, instrumen survei, dan proses validasi data.
Temuan riset mengungkap gambaran yang kompleks: di satu sisi, generasi muda Indonesia adalah pengguna internet yang terampil secara teknis, namun di sisi lain, kesenjangan antara keterampilan teknis dan kecakapan keamanan digital masih sangat besar. Laporan ini merinci prevalensi berbagai ancaman yang dialami langsung oleh responden, termasuk penipuan online (modus paling umum beserta platform yang paling sering dieksploitasi), pengalaman kebocoran data pribadi, dan insiden cyberbullying beserta dampak psikologisnya. Data dipecah berdasarkan kelompok usia, jenis kelamin, dan wilayah untuk mengidentifikasi kelompok yang paling rentan dan membutuhkan intervensi prioritas.
Bagian penutup riset ini memuat rekomendasi berbasis data yang langsung dapat digunakan oleh berbagai pihak: sekolah dan perguruan tinggi untuk merancang kurikulum keamanan digital, pemerintah untuk merumuskan kebijakan yang tepat sasaran, platform digital untuk meningkatkan mekanisme perlindungan pengguna muda, serta organisasi masyarakat sipil untuk memfokuskan program intervensinya. Seluruh dataset agregat juga tersedia untuk diakses oleh peneliti dan jurnalis yang ingin menggali lebih dalam. Riset ini diterbitkan secara berkala sebagai upaya membangun basis pengetahuan yang terus diperbarui tentang keamanan digital generasi muda Indonesia.
Bagikan artikel ini